Welcoming and Farewell Party

Menjadi sesuatu yang lumrah akan hal yang datang dan pergi, ataupun begitu sebaliknya. Barangkali pemahamannya bisa disederhanakan bahwa kepergian dan kehadiran seseorang itu sudah menjadi kodrat dari keseharian kita, begitu dekat dengan kita. Hingga kemudian kita bahkan dikelilinginya tanpa sadar bahwa mereka, yang secara perlahan-lahan, berputar menurut arus hingga tak lagi terlihat jarak antara saya, dia, dan mereka. Oleh karenanya, ketika (yang akan menjadi bagian) inti itu datang dan saat mereka (akan) pergi, perasaan yang menyertai detik-detik itu begitu padu dan kepaduan itu terkadang susah diurai. Jika begitu keadaannya, apa sebenarnya yang kita rayakan?

Pokok ulasan ini pada prinsipnya mengacu pada gagasan tentang party (pesta). Hanya saja ada dua kejadian dalam satu waktu dan kedua peristiwa tersebut yang akan menjadi catatan dalam oretan ini: welcoming dan farewell.

Secara leksikal, kedua kata tersebut berjenis kata sifat (adjective). Dengan begitu kedua kata tersebut memberi fungsi (memberi keterangan) kata yang mengiringinya (party). Dalam kamus Oxford Advanced Learner’s Dictionary kata welcoming terdefinisikan (of a person) friendly towards somebody who is visiting or arriving. Secara kontekstual,kata tersebut dapat diterjemahkan dengan frase suatu penerimaan yang hangat bagi tamu atau pendatang baru dalam keluarga atau komunitas tertentu.

Pada tahap inilah, ada orang yang diterima sebagai ‘anggota baru’ oleh ‘anggota lama’ untuk menjadi bagian dalam jangka waktu tertentu. Anggota baru inilah yang akan disambut sekaligus wadah bagi satu sama lain untuk saling mengenal. Salah satu kendala yang sering timbul diawal pertemuan kerap kali adalah gagal mengingat nama. Hanya saja, hal itu merupakan sesuatu yang lumrah dan bisa dipahami sehingga bersamaan dengan waktu, tidak hanya nama yang mereka ingat; kemudian mereka akan mengenal hal-hal diluar jangkauan penilaian fisik, seperti karakteristik individu.

Sementara kata Farewell memiliki makna the act of saying goodbye to somebody (Oxford Advanced Learner’s Dictionary). Kata tersebut memiliki padanan kata ‘perpisahan’ dalam bahasa Indonesia. Pada tahap ini, ‘anggota lama’ akan pergi dan ‘anggota baru’ pada masa itu secara alami akan menjadi ‘anggota lama’ seiring dengan kehadiran ‘anggota baru’ yang lain. Proses ini akan terus berlangsung, silih berganti. Seperti bagi mereka yang telah pergi sebelumnya, anggota lama ini juga akan terkenang, lagi-lagi tidak semata-mata fisik atau namanya; apa yang telah mereka lakukan selama ini akan juga turut mewarnai kepergiannya.

Dari kedua episode tersebut, disadari atau tidak, ada ruang diantara kehadiran dan kepergian itu sendiri; perjalanan. Didalamnya, banyak hal atau peristiwa lalu lalang. Banyak tempat kita singgahi. Banyak sudut kita duduki. Sekian rahasia kita dengar.

About Halili

Indonesian student of Master of Language Studies at Flinders University, South Australia.
This entry was posted in Beranda. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s