Cerita tentang sebuah negeri

Hampir semua orang mengeluh
negeri yang mereka tinggali penuh sesak
dengan kemiskinan dan kejahatan
masyarakatnya hidup sejalan dengan kemelaratan
hidup susah di jaman modern seperti sekarang
media menyebarkan berita
sumber utamanya ketidakmerataan ekonomi
para agamawan tetap mengkhotbahkan surga dan neraka
tidak mendengar suara ‘kesakitan’ warganya
pencurian terjadi tidak hanya di rumah-rumah
sepeda motor gampang melayang di tepi jalan
sebagian orang berkeluh kesah tentang harga bahan dasar makanan
sebagian yang lain mengejar prestise dengan memburu model pakaian trendy
lagi-lagi media menebarkan kabar berita:
pokok utamanya ketidakmerataan ekonomi
tapi kebanyakan dari kita
tetap memikirkan diri sendiri

About Halili

Indonesian student of Master of Language Studies at Flinders University, South Australia.
This entry was posted in Renungan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s